Babinsa Teunom Pantau Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Jelang Idul Fitri
ACEH JAYA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasar. Personel Koramil 06/Teunom Kodim 0114/Aceh Jaya melaksanakan pengecekan langsung harga sembako di wilayah Kecamatan Teunom, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah harga kebutuhan pokok masih berada pada kisaran yang relatif stabil. Beras premium tercatat dijual Rp240.000 per sak, sementara minyak goreng curah berada di harga Rp18.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan sekitar Rp20.000 per liter.
Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual Rp19.000 per kilogram dan telur ayam berada di kisaran Rp54.000 per papan. Sementara itu, harga cabai merah besar tercatat Rp40.000 per kilogram dan cabai rawit mencapai Rp60.000 per kilogram.
Harga bawang merah berada di angka Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp40.000 per kilogram. Adapun tomat dijual Rp12.000 per kilogram, wortel Rp11.000 per kilogram, serta kentang sekitar Rp13.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan bahan baku lainnya, tepung terigu dijual Rp10.000 per kilogram, termasuk tepung merek Segitiga Biru yang juga berada pada kisaran harga yang sama.
Salah satu personel di lapangan menyampaikan bahwa pemantauan ini tidak hanya mencatat harga, tetapi juga memastikan distribusi barang tetap lancar. “Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tidak mengalami kenaikan yang signifikan,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan serta permintaan barang. Dari hasil dialog, diketahui bahwa stok sembako hingga saat ini masih mencukupi meskipun permintaan mulai meningkat.
Peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga di pasar. Oleh karena itu, pemantauan rutin dianggap penting untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan.
Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penyesuaian yang berlebihan. Di sisi lain, masyarakat diminta untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pasar terpantau ramai namun tetap tertib. Aktivitas jual beli berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar memberikan rasa aman serta memastikan situasi tetap kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi di tingkat masyarakat.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Teunom tetap terkendali hingga perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan lebih tenang dan nyaman.(0114).
