Banyuurip, Nganjuk – Karang Taruna Dusun Banyuurip, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk menggelar pertemuan pada Rabu (08/04/2026) pukul 19.00 WIB untuk membahas persiapan kegiatan Nyadran (Bersih Desa) yang akan berlangsung dalam beberapa rangkaian acara pada bulan Mei mendatang. Pertemuan ini dihadiri para pemuda anggota Karang Taruna yang aktif menyusun agenda dan merencanakan setiap kegiatan.
Pertemuan difokuskan pada penyusunan agenda utama, terutama pelaksanaan karnaval dan ritual Nyadran (Bersih Desa), yang menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Dusun Banyuurip. Para pemuda membahas teknis pelaksanaan, pembagian tugas, serta persiapan perlengkapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Karnaval Nyadran (Bersih Desa) dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/05/2026) pukul 15.00 WIB. Acara ini akan menampilkan berbagai kreasi budaya yang melibatkan anggota Karang Taruna, sebagai wujud kebersamaan sekaligus upaya melestarikan tradisi turun-temurun.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Selasa (12/05/2026) pukul 13.30 WIB dengan kirab jaranan Turonggo Ndeleng. Kirab ini menjadi bagian tradisi yang menarik perhatian warga dan menambah kemeriahan Nyadran (Bersih Desa), sekaligus menampilkan kreativitas dan kekompakan pemuda dalam melestarikan kesenian lokal.
Ritual Nyadran (Bersih Desa) akan digelar pada Rabu (13/05/2026) pukul 20.00 WIB. Ritual ini menjadi momen penting dalam rangkaian acara, dilaksanakan sebagai simbol rasa syukur serta doa bersama bagi keselamatan dan keberkahan warga Dusun Banyuurip.
Puncak acara berlangsung pada Kamis (14/05/2026) sejak pagi hingga sore, dengan kegiatan hiburan rakyat seperti pertunjukan jaranan yang diharapkan menghibur masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Sebagai penutup rangkaian Nyadran (Bersih Desa), hiburan campur sari akan digelar pada Sabtu (16/05/2026) malam, menghadirkan suguhan seni dan musik yang meriah bagi seluruh warga Dusun Banyuurip.
Melalui pertemuan ini, Karang Taruna Dusun Banyuurip menunjukkan inisiatif dan semangat generasi muda dalam merencanakan pelestarian budaya lokal, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
