MERAUKE – Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan, S.Ak., M.Han., mendampingi Mayjen TNI Yudha Rusniwan, S.E., M.Han., selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan RI, bersama PT Agrinas Pangan Nusantara dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (23/4/2026).

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Kampung Marga Mulya, Distrik Semangga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., para Pejabat Utama Kodam XXIV/MT, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, S.IP., M.Si., Irops Itjen TNI Brigjen TNI Djoni Prasetyo, S.Sos., serta Dandim 1711/Boven Digoel Letkol Inf Andry Christian. Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan perhatian dan keseriusan dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat di Papua Selatan, khususnya melalui penguatan sektor koperasi.

Di lokasi pembangunan, Dandim 1707/Merauke menjelaskan bahwa proses pengerjaan KDKMP terus berjalan dengan memadukan penggunaan material lokal dan material dari luar daerah. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Pemanfaatan bahan lokal seperti batu bata dan pasir kasar menjadi bentuk pemberdayaan potensi daerah, sementara material tambahan digunakan untuk memastikan kekuatan serta kualitas bangunan sesuai standar teknis.

Usai peninjauan, Mayjen TNI Yudha Rusniwan menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan yang dinilai berjalan baik dan sesuai rencana. Ia berharap KDKMP di Kampung Marga Mulya dapat dikelola secara optimal sehingga benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor, keberadaan koperasi ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di wilayah Papua Selatan.(1707).