HULU SUNGAI SELATAN – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Niih, Desa Tumingki, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (25/05/2026).
Personel Kodim 1003/HSS bersama warga setempat bahu membahu melanjutkan pengerjaan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat setelah jembatan lama hanyut diterjang banjir besar beberapa waktu lalu.
Di tengah terik matahari, anggota TNI dan masyarakat tampak kompak melaksanakan pengecoran pondasi pada titik tepi jauh jembatan. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terlihat jelas selama proses pengerjaan berlangsung, mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta membuka kembali akses wilayah terpencil guna mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Sejak jembatan lama putus akibat banjir besar tahun lalu, warga Desa Tumingki mengalami berbagai kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari. Untuk menyeberangi Sungai Amandit, masyarakat harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh, bahkan memanfaatkan rakit bambu swadaya dengan risiko keselamatan yang cukup tinggi.
Kapten Inf Jupardi Sinurad mewakili Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu prioritas karena menyangkut kebutuhan vital masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting bagi warga. Selama ini masyarakat harus memutar jauh, bahkan menggunakan rakit bambu untuk menyeberang sungai. Tentu kondisi itu sangat berisiko, sehingga kami berupaya mempercepat pembangunan agar segera dapat digunakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan lebih mudah, begitu pula akses menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.
Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jembatan diharapkan dapat segera rampung sehingga masyarakat kembali memiliki akses yang aman, nyaman, dan layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, antusiasme warga yang turun langsung membantu pengerjaan menjadi motivasi tersendiri bagi personel TNI di lapangan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun desa. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” tambahnya.
Warga Desa Tumingki pun menyambut penuh harapan pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian TNI yang hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Dengan terus dikebutnya proses pembangunan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung sehingga dapat kembali menjadi urat nadi penghubung aktivitas masyarakat Desa Tumingki dan sekitarnya.
@pendim1003
