HULU SUNGAI UTARA – Suasana penuh kebersamaan terlihat di Desa Hambuku Hulu, Kecamatan Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara, Minggu (28/06/2026). Prajurit Kodim 1001/Hulu Sungai Utara-Balangan (HSU-BLG) bahu-membahu bersama masyarakat membangun jembatan beton yang akan menjadi akses utama menuju area persawahan.
Di bawah terik matahari, prajurit TNI dan warga bekerja tanpa mengenal lelah. Ada yang mengaduk campuran semen, mengangkat material, memasang besi, hingga meratakan adukan beton. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian kerja warga. Semuanya menyatu dalam semangat gotong royong demi menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi Kodim 1001/HSU-BLG bersama pemerintah sebagai upaya meningkatkan akses para petani menuju lahan pertanian. Kehadiran jembatan beton diharapkan mampu memperlancar aktivitas bercocok tanam maupun pengangkutan hasil panen sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, personel TNI tampak akrab berbincang dan bercanda dengan warga. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terpelihara melalui kerja nyata di lapangan.
Dandim 1001/HSU-BLG, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., mengatakan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun desa.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan. Saat TNI dan masyarakat bekerja berdampingan, terjalin rasa saling percaya, kepedulian, dan persaudaraan. Inilah semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus terus kita pelihara,” ujar Dandim.
Salah seorang warga yang ikut bergotong royong, Bapak Mansyur, mengaku senang dapat bekerja bersama prajurit TNI. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya membantu mempercepat pembangunan, tetapi juga membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang turun langsung bekerja bersama kami. Mereka tidak hanya memberi arahan, tetapi ikut mengangkat material dan bekerja tanpa membedakan diri dengan warga. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan oleh para petani untuk membawa hasil panen dengan lebih mudah,” ungkap Mansyur.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan jembatan beton diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan rakyat dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan para petani.(1001).
