TAPIN – TNI dan masyarakat terus berakselerasi dalam pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI di Desa Matang Batas, Kecamatan Hatungun. Memasuki tahapan terbaru, personel TNI bersama warga melaksanakan pelepasan bekisting pada tiang kolom yang sebelumnya telah selesai dilakukan pengecoran, Rabu (1/7).
Babinsa Koramil 1010-04/Binuang Serda M. Rohim yang senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membantu sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik. Pelepasan bekisting dilakukan setelah beton mencapai tingkat kekuatan yang telah ditentukan sehingga konstruksi dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Usai proses pelepasan bekisting, pekerjaan dilanjutkan dengan pengerjaan pondasi sebagai bagian penting dari rangkaian pembangunan struktur jembatan. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong dengan tetap mengutamakan ketelitian, kualitas pekerjaan, dan faktor keselamatan kerja agar hasil pembangunan kokoh serta memiliki daya tahan yang maksimal.
Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mempermudah akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Matang Batas dan wilayah sekitarnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan personel TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan sesuai tahapan, diharapkan Jembatan Garuda Tahap VI dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda yang kini memasuki tahap pelepasan bekisting tiang kolom dan dilanjutkan dengan pengerjaan pondasi menunjukkan bahwa progres pekerjaan terus berjalan sesuai rencana.
Setiap tahapan memiliki peranan penting dalam menghasilkan konstruksi jembatan yang kuat, aman, dan berkualitas sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Kodim 1010/Tapin akan terus mendukung percepatan pembangunan Jembatan Garuda hingga selesai. Kami berharap kehadiran jembatan ini nantinya mampu memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan aktivitas perekonomian desa, serta menjadi sarana yang mempererat hubungan antarwilayah.
Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga sebagai modal utama dalam membangun Kabupaten Tapin yang semakin maju dan sejahtera.(1010).
