HULU SUNGAI SELATAN – Respon cepat ditunjukkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1003-02/Padang Batung saat membantu proses pemadaman kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah milik warga di Desa Madang, Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kamis (23/7/26)

Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon, Babinsa Sertu Suwarno langsung bergerak menuju lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan aparat desa, petugas pemadam kebakaran, serta stakeholder terkait untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, rumah yang terbakar merupakan milik Aji (40). Peristiwa diduga bermula saat korban selesai memasak menggunakan tungku di dapur, kemudian meninggalkan rumah untuk menjemput anak pulang sekolah. Api yang masih menyala diduga memicu kebakaran hingga melalap seluruh bangunan rumah berukuran 6 x 12 meter yang sebagian besar berbahan kayu.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp100 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Danramil 1003-02/Padang Batung, Kapten Cpl Marhani, menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, Babinsa langsung menuju lokasi sambil berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk membantu proses pemadaman. Tindakan cepat ini sangat penting guna meminimalisir kerugian sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain,” ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, Babinsa turut membantu pendataan kerusakan, mengamankan lokasi, serta memberikan dukungan kepada korban agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

Kapten Marhani juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Pastikan tungku maupun sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Di musim kemarau seperti sekarang, satu percikan api saja dapat memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

@pendim1003