SUKOHARJO – Setiap ayunan cetok di atas perancah membawa tanggung jawab agar hasil pekerjaan rapi dan bertahan lama. Di ketinggian itu, seorang tukang melanjutkan plesteran dinding, sementara di bawahnya seorang anggota Satgas memastikan pijakan tetap stabil sehingga pekerjaan dapat berlangsung dengan aman.

Pemandangan tersebut terlihat pada pembangunan Masjid Al Mubaroq yang menjadi salah satu sasaran TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Tahapan pekerjaan kini memasuki penyelesaian plester dinding dan finishing. Jumat, (7/8/2026), anggota Satgas juga membantu menyiram permukaan dinding sebelum diplester agar adukan menempel lebih sempurna, sedangkan bagian sudut bangunan dirapikan untuk menghasilkan bidang yang presisi.

Dengan rangka atap baja ringan dan genteng yang telah terpasang, pembangunan memasuki fase yang membutuhkan ketelitian lebih tinggi dibanding pekerjaan struktur. Setiap bagian diperiksa agar hasil akhir sesuai fungsi dan estetika bangunan.

Masjid Al Mubaroq nantinya diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus tempat berlangsungnya pengajian dan syiar Islam bagi masyarakat sekitar. Kehadiran fasilitas yang lebih layak akan mendukung aktivitas keagamaan warga dalam jangka panjang.

Pembangunan sebuah masjid tidak berhenti ketika adukan terakhir mengering. Nilai terbesarnya justru dimulai saat bangunan itu dipenuhi jamaah yang memanfaatkannya sebagai ruang ibadah, belajar, dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.(Red/Wr).