BARITO KUALA – Perubahan paling terasa di RT 10 Desa Tamban Bangun kini bukan hanya terlihat dari bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga dari harapan warga untuk segera memiliki fasilitas mandi, cuci, dan kakus yang lebih sehat. Memasuki Jumat (7/8/2026), pekerjaan MCK dalam kegiatan TMMD Ke-129 hampir tuntas, menyisakan pemasangan keramik yang telah mencapai 50 persen.
Seluruh tahapan utama telah rampung, mulai dari pondasi cerucuk galam, pemasangan septic tank, pengecoran lantai, pembangunan dinding bata ringan, plester bagian dalam dan luar, rangka atap hingga pemasangan seng. Kloset juga telah terpasang sehingga pengerjaan kini memasuki tahap penyelesaian interior sebelum fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pelda Rahmadi, anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, mengatakan pekerjaan saat ini lebih menitikberatkan pada penyempurnaan agar bangunan benar-benar siap digunakan. Menurutnya, setiap bagian dikerjakan dengan teliti karena MCK bukan sekadar bangunan, melainkan fasilitas yang akan dipakai warga dalam jangka panjang sehingga kualitasnya harus terjaga.
Keberadaan MCK tersebut dinilai memberi arti penting bagi lingkungan sekitar. Warga nantinya memperoleh akses sanitasi yang lebih layak, lebih bersih, dan lebih aman. Kehadiran fasilitas ini juga menjadi bagian dari perubahan kualitas hidup masyarakat yang tumbuh melalui kebersamaan antara prajurit dan warga selama pelaksanaan TMMD di Desa Tamban Bangun.
Penyelesaian tahap akhir itu sekaligus menandai semakin dekatnya sasaran fisik TMMD Ke-129 menuju garis akhir. Setiap perkembangan yang dicapai memperlihatkan bahwa pembangunan di desa tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga memperkuat fondasi kehidupan masyarakat melalui fasilitas dasar yang benar-benar dibutuhkan.(1005).
