BALANGAN – Kodim 1001/HSU-Balangan bersama Pemerintah Kabupaten Balangan dan seluruh stakeholder terkait menunjukkan kesiapan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla Tahun 2026, Rabu (12/8/2026).

Apel yang berlangsung di Komplek Perkantoran Tugu Maritam, Jalan A. Yani Km 4,5, Kelurahan Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, tersebut dipimpin Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi, A.Pd., dan diikuti sekitar 200 peserta.

Kegiatan dihadiri Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Inf. Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan Saiful Arif, S.E., Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono, S.H., S.I.K., M.M., Kepala BPBD Balangan H. Rahmi, S.H.I., serta unsur Forkopimda, kepala SKPD, TNI-Polri, camat, perusahaan, relawan, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Balangan menekankan bahwa pencegahan dan mitigasi harus menjadi prioritas dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya pada musim kemarau.

“Kita tidak hanya dituntut untuk selalu waspada, tetapi kewaspadaan tersebut harus menjadi bagian dari aktivitas kita sehari-hari,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga meminta seluruh stakeholder meningkatkan pemetaan wilayah rawan Karhutla, pemantauan titik api melalui sistem informasi dan patroli lapangan, serta mempercepat pelaporan apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Pemanfaatan media sosial, sistem informasi berbasis internet maupun radio juga dinilai penting sebagai sarana informasi awal. Masyarakat diharapkan turut aktif melaporkan potensi maupun kejadian Karhutla agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Gunakan dan optimalkan seluruh sistem informasi yang tersedia, baik yang berbasis internet maupun radio. Kita harus mampu bertindak cepat, tanggap, dan terkoordinasi agar api dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Di sisi lain, Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Inf. Endra Retno Erowanto menegaskan bahwa jajaran Kodim 1001/HSU-Balangan siap mendukung pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

“Kodim 1001/HSU-Balangan siap bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menghadapi Karhutla. Kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana harus benar-benar dipastikan agar ketika terjadi kebakaran, kita dapat bergerak dengan cepat dan terkoordinasi,” tegas Dandim.

Menurutnya, upaya penanggulangan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai dari langkah pencegahan, deteksi dini, patroli, edukasi kepada masyarakat, hingga respons cepat di lapangan.

“Pencegahan dan deteksi dini merupakan kunci. Babinsa akan terus berkoordinasi dengan aparat desa, masyarakat, dan unsur terkait untuk memantau wilayah yang memiliki potensi Karhutla,” tambahnya.

Dandim juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Balangan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan, serta segera laporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla, pemeriksaan kesiapan personel dan perlengkapan, serta simulasi penanganan Karhutla yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, relawan, dan stakeholder lainnya.

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, kendaraan, mesin, peralatan, logistik, dan berbagai sarana operasional lainnya sehingga dapat digunakan secara cepat dan tepat dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Balangan.

Melalui sinergi dan kesiapsiagaan seluruh komponen, diharapkan potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini serta apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.(1001).