KUTAI TIMUR – Personel Koramil 0909-05/Bengkal bergerak cepat menuju lokasi titik panas (hotspot) yang terindikasi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Sabtu (22/8/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas dan meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan sekitar.
Kebakaran terjadi di kawasan semak belukar yang berada di Desa Batu Balai, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih ½ hektare.
Lokasi kejadian berada pada koordinat Latitude 0.51033 dan Longitude 116.86147. Personel Koramil 0909-05/Bengkal langsung menuju titik lokasi setelah menerima informasi adanya titik api untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal di lapangan.
Hingga saat ini, penyebab awal kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi terkait asal mula munculnya api.
Kecepatan personel dalam merespons setiap laporan titik api menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla, mengingat kondisi lahan yang ditumbuhi semak belukar berpotensi membuat api cepat menjalar.
Koramil 0909-05/Bengkal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan setiap potensi Karhutla dapat segera terdeteksi dan ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.(0909).
