Merauke, Papua Selatan – Ribuan kebersamaan tercipta di Lapangan Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, ketika prajurit TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, Persit KCK dan masyarakat duduk bersama dalam acara makan bersama, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ungkapan syukur atas selesainya Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat TA 2026 yang berlangsung sejak 1 Juli hingga 29 Agustus 2026.
Makan bersama digelar setelah upacara penutupan program yang dipimpin Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E. Tanpa sekat, seluruh peserta berbaur menikmati hidangan yang telah disiapkan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P. mengatakan, sedikitnya 1.000 paket makanan disiapkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan Karya Bakti Skala Besar TNI AD. Program tersebut telah menghadirkan berbagai pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui makan bersama ini kita ingin menunjukkan bahwa keberhasilan Karya Bakti merupakan hasil kebersamaan. TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat dapat duduk bersama dalam suasana penuh kekeluargaan,” ujarnya.
Selama pelaksanaannya, Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah Kodim 1707/Merauke mencakup pembangunan 15 titik jembatan Aramco, rehabilitasi ruang sekolah dan tempat ibadah, pembangunan fasilitas sanitasi serta sumur bor air bersih. Berbagai sasaran tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kebersamaan dalam makan bersama juga memperlihatkan bahwa pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian sasaran fisik. Interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan yang telah terbangun selama proses pengerjaan berbagai program di lapangan.
Kegiatan tersebut didukung Bekangdam XXIV/Mandala Trikora dan jajaran satuan Kodam XXIV/Mandala Trikora. Hadir pula para PJU Kodam, pimpinan TNI-Polri, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Dari Kampung Urumb, kebersamaan tersebut menjadi penutup rangkaian Karya Bakti Skala Besar TNI AD sekaligus mempertegas semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Gotong royong yang terbangun diharapkan terus terpelihara sehingga hasil pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
