BALANGAN – Tim Penyuluh Karhutla Mabes AD dan Mabes TNI meninjau lokasi Karhutla sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di Desa Trans Pupuyuan dan Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi Karhutla di Desa Trans Pupuyuan. Setelah itu, tim memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Anggota BPD Desa Matang Hanau, Aud Tahyudin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim serta menjelaskan kondisi kemarau dan lahan gambut yang meningkatkan risiko kebakaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Laut KH. Najib, S.Pd., M.M., Mayor Inf Sanusi, Pasi Intel Kodim 1001/Hulu Sungai Utara-Balangan Kapten Inf Helmy Wahyudi, Pasi Ops Kodim 1001/Hulu Sungai Utara-Balangan Kapten Inf Eko Pujo, Danramil 1001-05/Lampihong Peltu Rimba, Sekdes Desa Pupuyuan Sdr. Hair, Kepala Desa Matang Hanau Sdr. Yanor, perangkat Desa Matang Hanau Sdr. Jaldi, Anggota BPD Desa Matang Hanau Aud Tahyudin, serta Tokoh Agama Desa Pupuyuan Bpk. Dadun.
Menurut Danramil 1001-05/Lampihong Peltu Rimba, wilayah tersebut memiliki kerawanan Karhutla ketika musim kemarau dan rawan banjir saat musim hujan. Penanganannya dilakukan melalui koordinasi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kolonel Laut KH. Najib, S.Pd., M.M., mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut perintah pimpinan untuk melihat secara langsung kondisi Karhutla. Ia juga mengapresiasi gotong royong masyarakat bersama unsur terkait dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.
Imbauan agar kewaspadaan ditingkatkan juga disampaikan Mayor Inf Sanusi. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik kebakaran serta menghindari pembakaran sampah, rumput, pembukaan lahan dengan cara membakar, maupun membuang puntung rokok sembarangan.
Ia menegaskan, pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama karena kebakaran dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam permukiman.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mencegah dan menangani Karhutla di Kabupaten Balangan.(1001).
