Barito Kuala — Dalam semangat persaudaraan dan kemanunggalan yang kokoh, Komando Distrik Militer (Kodim) 1005/Barito Kuala menyelenggarakan kegiatan Karya Bakti TNI Peduli Sampah. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur”, berpusat di kawasan Terminal Kabupaten Barito Kuala, Jalan 5 Desember No. 01, Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan. Pada Jum’at (04/09).
Aksi bersih-bersih ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., didampingi para Komandan Koramil/Pelaksana Harian Kodim, Perwira Staf, serta personel Kodim dan Yonif Teritorial 925/KSW. Turut berpartisipasi penuh unsur gabungan dari berbagai elemen, meliputi Kompi Brimob, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batola, pelajar dari SMA 1 Marabahan, SMK N 1 Marabahan, MAN 2 Marabahan, Satpol PP, serta perwakilan masyarakat setempat.
Dalam arahan dan penekanannya saat memimpin apel pemeriksaan personel, Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos. menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata jati diri prajurit yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat. “Hari ini kita berkumpul dalam rangka Karya Bakti TNI Peduli Sampah memperingati HUT TNI Ke-81. TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Selain menjaga negara, tugas kami juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat, salah satunya lewat karya bakti seperti hari ini,” ujar Dandim.
Ia juga menjelaskan alasan strategis di balik kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Barito Kuala yang beridentitas tanah air dan rawan bencana. “Kita tahu Batola ini daerah sungai dan rawan banjir. Kalau parit tersumbat sampah, rumah kita yang kebanjiran. Sebaliknya, saat musim kemarau, sampah yang kering bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap. Oleh karena itu, lewat kegiatan ini Kodim 1005/Batola ingin mengajak semua pihak untuk mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan mulai dari sekarang untuk membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya.
Kegiatan pembersihan yang berpusat di kawasan Terminal dan Pasar Marabahan ini menjadi bukti nyata persatuan. “Hari ini kita bersih-bersih bersama di Terminal dan Pasar Marabahan. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Polri, dan seluruh warga yang sudah turun tangan bersama kami,” lanjutnya.
Lebih jauh, Dandim berharap semangat gotong royong tidak berhenti di sini saja, melainkan menjadi gaya hidup. “Saya berharap semangat gotong royong ini terus kita jaga, tidak hanya saat peringatan HUT TNI, tetapi setiap hari. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, mari kita jadikan budaya bersih sebagai kebiasaan sehari-hari. Rumah bersih, lingkungan bersih, maka Batola pun akan sehat,” ucapnya penuh harap.
Pernyataan itu ditutup dengan komitmen tegas Kodim untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat tanpa mengenal batas tugas. “Kodim 1005/Batola akan terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui karya bakti dan pembinaan teritorial. Kepada seluruh warga Batola, mari kita jaga kebersihan, jangan buang sampah ke sungai, mari rawat Barito Kuala agar tetap indah dan nyaman untuk anak cucu kita kelak,” Tutup Dandim
Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Barito Kuala yang bersih, lestari, dan sejahtera, membuktikan bahwa TNI senantiasa tumbuh dan berkarya bersama masyarakat demi Indonesia yang lebih baik.
