KUTAI TIMUR – Babinsa Bangun Jaya menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta dampak fenomena El Nino di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Kaliorang, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 09.00 WITA.

Kegiatan tersebut menjadi langkah bersama untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Kaliorang Fitriani, Serka M. Lasman F yang mewakili Danramil 0909-06/Bengalon, Bripda Bayu Haikal yang mewakili Kapolsek Kaliorang, Serda Faisal yang mewakili Yonif TP 879/Rangkok Cakti, Pratu Gusti yang mewakili Danpos Lanal Bengalon, Heri dari KPHP Manubar, Doni Simanjuntak dari Manggala Agni Sangkulirang, Komunitas Kaliorang Cinta Alam (KARCA), para kepala desa se-Kecamatan Kaliorang, Tim Rescue PT Indexim Coalindo yang diwakili David, Management PT KPP yang diwakili Ikram, Management PT IPS yang diwakili Yakobus, serta Linmas desa se-Kecamatan Kaliorang.

Kegiatan diawali pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kutai Timur, serta pembacaan doa.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Kaliorang Fitriani menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mencegah Karhutla. Pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, perusahaan, perangkat desa, relawan, serta unsur terkait.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pencegahan serta penanggulangan Karhutla, termasuk dampak El Nino terhadap kondisi lingkungan dan meningkatnya risiko kebakaran. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.

Sesi diskusi turut digelar untuk bertukar informasi dan membahas berbagai kendala di lapangan dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

Keterlibatan Babinsa bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Manggala Agni, KPHP, perusahaan, komunitas, serta Linmas menunjukkan komitmen bersama menjaga Kecamatan Kaliorang dari ancaman Karhutla. Babinsa juga diharapkan terus aktif melakukan komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Dengan koordinasi dan kesiapsiagaan sejak dini, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat diminimalkan. Kegiatan selesai sekitar pukul 12.25 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(0909).