MERAUKE — Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Melalui pembangunan enam unit Jembatan Aramco di Kampung Baad, Distrik Animha, prajurit TNI AD bersama masyarakat bahu-membahu mewujudkan akses penghubung yang telah lama dinantikan warga.

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., mengatakan pembangunan enam jembatan tersebut dikerjakan bersama oleh Babinsa jajaran Kodim 1707/Merauke, personel Yonif TP 801/NAY Brigif 83/Bugodi dan masyarakat setempat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong mampu menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan daerah.

“Jembatan Aramco ini merupakan satu-satunya akses jalan darat menuju Kampung Baad, sehingga dengan dibangunnya jembatan ini tentunya menjadi akses yang lebih mudah bagi warga untuk aktivitas sehari-hari,” ungkap Letkol Inf Bayu Prabowo, Sabtu (5/9/2026).

Lebih lanjut, Letkol Inf Bayu Prabowo menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat. Sebelum pembangunan dilakukan, kondisi jembatan lama yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk termakan usia dan semakin sulit dilintasi, terutama ketika memasuki musim penghujan.

Kini, kondisi tersebut perlahan mulai teratasi. Pembangunan enam titik Jembatan Aramco yang berada di sepanjang jalan menuju Kampung Baad telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap finishing.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain menjadi akses bagi warga, jembatan juga berperan penting dalam mendukung mobilitas serta kegiatan ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.

Pembangunan enam Jembatan Aramco tersebut menjadi wujud nyata kuatnya kebersamaan antara TNI AD dan masyarakat dalam membangun daerah. Melalui Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun Anggaran 2026, prajurit bersama warga menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang menghadirkan infrastruktur, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong dan kepedulian.

Dengan selesainya pembangunan nantinya, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sekaligus merawat jembatan tersebut secara bersama-sama agar tetap kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Kehadiran infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kemudahan akses serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Kampung Baad.(1707).