MERAUKE — Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, Kodim 1707/Merauke bersama Denkesyah 17.04.03/Merauke Kesdam XXIV/Mandala Trikora melaksanakan penyemprotan fogging di lingkungan Asrama Makodim 1707/Merauke, Jalan Raya Mandala, Kota Merauke, Papua Selatan, Selasa (8/9/2026).
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan fogging tersebut merupakan langkah preventif dan bentuk kepedulian satuan dalam mencegah berkembangnya penyakit DBD dan malaria di lingkungan tempat tinggal prajurit dan keluarganya. Upaya tersebut sekaligus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman dan nyaman.
Penyemprotan fogging oleh personel Denkesyah 17.04.03/Merauke menyasar kompleks perumahan dinas anggota dan sejumlah fasilitas perkantoran di lingkungan Makodim 1707/Merauke, termasuk masjid, gereja dan posyandu. Kegiatan berlangsung mulai pukul 04.50 hingga 07.00 WIT.
Pelaksanaan fogging dilakukan secara menyeluruh guna menekan keberadaan nyamuk yang berpotensi menjadi penyebab penularan penyakit, sekaligus meningkatkan kewaspadaan seluruh penghuni asrama terhadap ancaman DBD dan malaria.
Serka Yehuda Samuel Wonatorei, A.Md., Kep., personel Denkesyah 17.04.03/Merauke yang turut melaksanakan penyemprotan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Komando Atas sebagai langkah preventif untuk memutus rantai penyebaran penyakit Demam Berdarah.
“Penyemprotan fogging ini merupakan program dari Komando Atas yang harus kita lakukan sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah. Kami juga berharap setiap prajurit dan keluarganya selalu menjaga kebersihan di sekitar lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1707/Merauke mengajak seluruh prajurit dan keluarga untuk tidak hanya mengandalkan fogging dalam mencegah penyakit. Kebersihan lingkungan juga perlu dijaga secara rutin dengan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Langkah pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat menjaga lingkungan asrama tetap bersih dan sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran prajurit beserta keluarga untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.(1707).
