ACEH SINGKIL – Upaya mendukung pembangunan Jembatan Perintis terus dilakukan secara bersama-sama. Personel Kodim 0109/Aceh Singkil, personel Yon TP 957/LU, dan masyarakat kembali bergotong royong melaksanakan pelangiran bahan material pasir menggunakan Perahu Mesin menuju Desa Serasah, Kamis (10/9/2026).
Pengangkutan material menjadi salah satu tahapan pendukung yang tidak kalah penting dalam proses pembangunan. Ketersediaan pasir di lokasi pekerjaan harus dipastikan agar proses konstruksi dapat berjalan secara bertahap sesuai kebutuhan.
Dengan kondisi akses menuju Desa Serasah yang memiliki karakteristik wilayah dan jalur perairan, Sampan Robbin dimanfaatkan sebagai sarana pengangkutan material. Pasir dimuat ke dalam sampan kemudian dibawa menuju titik yang telah ditentukan untuk mendukung kebutuhan pembangunan jembatan.
Personel TNI dan warga terlihat bekerja secara bersama-sama dalam proses tersebut. Mulai dari menyiapkan material, melakukan pemuatan, mengatur posisi muatan, hingga proses pengangkutan dilakukan dengan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayahnya. Warga turut berperan aktif karena jembatan yang sedang dibangun nantinya akan menjadi bagian penting dari akses kehidupan masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Akses yang lebih baik dapat membantu memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, pengangkutan material, maupun berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.
Bagi personel TNI, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dan mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah. Babinsa sebagai aparat kewilayahan juga memiliki peran dalam membangun komunikasi serta kerja sama dengan masyarakat.
Sementara itu, personel Yon TP 957/LU turut membantu proses pekerjaan di lapangan sehingga kegiatan pelangiran material dapat dilaksanakan secara bersama-sama.
Pengangkutan pasir menggunakan Perahu Mesin dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan pembangunan. Setiap material yang tiba di Desa Serasah kemudian diarahkan untuk mendukung pekerjaan konstruksi Jembatan Perintis.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan. Kondisi medan, jarak, dan akses pengangkutan material tidak menjadi penghalang ketika dikerjakan dengan koordinasi dan semangat gotong royong.
Pembangunan jembatan bukan sekadar mendirikan sebuah bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Melalui kegiatan pelangiran material pasir tersebut, personel Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU, dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Perintis.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan diharapkan dapat berjalan secara bertahap hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Serasah serta wilayah yang terhubung dengan jembatan tersebut.(Pr012).
