HULU SUNGAI UTARA – Bagi masyarakat Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sungai bukan sekadar jalur transportasi, melainkan bagian penting dari aktivitas sehari-hari. Kondisi akses darat yang terbatas membuat distribusi bantuan pangan ke wilayah tersebut harus mengandalkan jalur perairan agar kebutuhan masyarakat di kawasan pelosok tetap dapat dijangkau.
Sebanyak 14,61 ton Bantuan Pangan Beras (PBP) dari Perum Bulog didistribusikan ke tiga desa di Kecamatan Paminggir, Jumat (18/9/2026). Dalam proses tersebut, Babinsa Koramil 1001-11/Danau Panggang, Serka Sunaryo, turut melakukan pengawalan hingga bantuan diterima masyarakat.
Pendampingan tidak berhenti pada perjalanan bantuan melalui sungai. Proses tersebut juga dilakukan untuk memastikan bantuan tiba dengan aman dan penyalurannya kepada keluarga penerima manfaat berlangsung secara tertib.
Tiga desa yang menerima bantuan tersebut meliputi Desa Ambahai, Desa Paminggir Seberang, dan Desa Paminggir. Jumlah keseluruhan penerima tercatat sebanyak 487 kepala keluarga (KK).
Di Desa Ambahai, bantuan yang disalurkan mencapai 5.520 kilogram beras untuk 184 KK. Sementara Desa Paminggir Seberang menerima 3.810 kilogram untuk 127 KK, sedangkan Desa Paminggir memperoleh 5.280 kilogram yang diperuntukkan bagi 176 KK.
Untuk periode bantuan pangan Juli–September 2026, masing-masing keluarga penerima memperoleh 30 kilogram atau tiga karung beras lokal.
Dominasi wilayah perairan di Kecamatan Paminggir membuat penyaluran bantuan memerlukan koordinasi dan pendampingan lebih. Jalur air menjadi pilihan utama untuk membawa bantuan menuju masyarakat yang berada di kawasan dengan keterbatasan akses darat.
Danramil 1001-11/Danau Panggang Serma Sani Mustopa mengatakan kondisi geografis Paminggir menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Kami mendampingi proses pendistribusian agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat dengan aman dan lancar. Akses menuju wilayah Paminggir sebagian besar mengandalkan jalur air, sehingga pengawalan dan koordinasi dengan berbagai pihak sangat penting,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah memastikan bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat di wilayah binaan.
Selama proses distribusi, Serka Sunaryo turut memastikan bantuan yang dibawa melalui jalur perairan berjalan tertib hingga diteruskan kepada warga penerima.
“Kami berupaya memastikan bantuan yang datang melalui jalur air dapat didistribusikan dengan tertib sampai kepada warga yang berhak menerima. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” kata Serka Sunaryo.
Kerja sama Perum Bulog, pemerintah desa, dan Babinsa Koramil 1001-11/Danau Panggang membuat bantuan pangan tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat di tiga desa Kecamatan Paminggir.
Keterbatasan akses darat tidak menghentikan penyaluran bantuan. Dengan sungai sebagai jalur yang lekat dengan kehidupan masyarakat Paminggir, distribusi terus dilakukan hingga mencapai wilayah pelosok dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.(1001).
