Aceh Barat – Menjelang peringatan HUT ke-81 TNI, prajurit Kodim 0105/Aceh Barat menundukkan kepala, menengadahkan tangan, dan menyatukan niat dalam doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa. Kegiatan berlangsung khidmat di Musholla Teuku Umar, Makodim 0105/Abar, Jalan Imam Bonjol, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (23/9/2026).

Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh peserta mengikuti lantunan doa dan zikir sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar batin menyambut HUT ke-81 TNI. Tundukkan kepala, tengadahkan tangan, satukan niat. Di tempat sederhana itu, para prajurit sejenak meletakkan segala aktivitas dan larut dalam munajat. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan, doa bersama tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.

“Doa bersama ini menjadi momentum bagi kita untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memohon kepada Allah SWT agar TNI senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan keteguhan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dandim.

Menurut Dandim, untaian kata-kata doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan bagi keluarga besar TNI, tetapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia. Para prajurit memohon agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kedamaian, persatuan, dan ketenteraman, serta dijauhkan dari berbagai ancaman dan bencana.

“Semoga Indonesia tetap menjadi negara yang berdaulat, aman, dan damai. Semoga masyarakat diberikan kemudahan dalam kehidupan, kesehatan, kesejahteraan, dan kemakmuran. Kita juga berdoa agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga serta semangat gotong royong tidak pernah luntur,” tambah Dandim.

Doa juga dipanjatkan untuk para pahlawan dan pendahulu bangsa serta para prajurit TNI yang telah gugur dalam menjalankan tugas. Jasa dan pengorbanan mereka menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa yang patut dikenang dan dihormati.

Khidmatnya lantunan doa di Musholla Teuku Umar seolah menjadi pengingat bahwa di balik keteguhan seorang prajurit dalam menjalankan tugas, terdapat kepasrahan dan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Senjata adalah alat dalam menjalankan tugas, tetapi doa adalah kekuatan batin. Karena itu, mari kita jadikan momentum HUT ke-81 TNI ini untuk semakin memperkuat keimanan, meningkatkan pengabdian, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkas Dandim.(0105).