JAKARTA – Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/ML resmi diberangkatkan menuju daerah penugasan. Prosesi pemberangkatan berlangsung di atas KRI 520/Teluk Bintuni yang berada di lingkungan Kolinlamil Angkatan Laut, Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (26/9/2026).

Kedatangan Danrem 012/TU Kolonel Inf Windarto, S.Sos., M.M., disambut oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/ML Letkol Inf Munggi Yudha Mahuli, M.Hub.Int., M.Tr.Mil., serta Dankapal Letkol Laut (P) Dea Pramadya Sukawiyanto, M.Tr.Opsla. Penyambutan berlangsung di Ruang Transit Long Room Perwira sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemberangkatan Satgas Yonif 115/ML.

Kegiatan diawali dengan penyerahan Bendera Perang dari Danrem 012/TU kepada Dansatgas Yonif 115/ML. Penyerahan tersebut menjadi bagian penting dalam tradisi sekaligus simbol kesiapan satuan dalam mengemban amanah penugasan negara.

Bendera Perang menjadi simbol kehormatan, identitas, serta tanggung jawab yang melekat pada setiap prajurit Macan Leuser selama melaksanakan tugas. Amanah tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan satuan, tetapi juga seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/ML.

Usai prosesi penyerahan Bendera Perang, Danrem 012/TU memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas yang akan melaksanakan penugasan. Dalam arahannya, Kolonel Inf Windarto menekankan agar setiap prajurit senantiasa menanamkan dan mengamalkan Santi Aji, yang tercermin melalui penghayatan terhadap Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Tanamkan Santi Aji dalam diri masing-masing. Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan perilaku selama melaksanakan tugas,” tegas Danrem 012/TU.

Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit agar menerapkan seluruh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menjalani berbagai tahapan latihan. Menurutnya, seluruh materi latihan yang telah diberikan merupakan bekal untuk menghadapi dinamika penugasan di lapangan.

“Apa yang sudah kalian dapatkan selama melaksanakan latihan, itulah yang harus kalian terapkan nanti pada saat penugasan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, loyalitas, dan tetap menjaga nama baik satuan,” pesan Kolonel Inf Windarto.

Selain menekankan kesiapan dalam menjalankan tugas, Danrem 012/TU memberikan perhatian khusus terhadap sikap dan perilaku prajurit selama berada di kapal. Seluruh personel diminta menaati ketentuan dan peraturan yang berlaku di lingkungan kapal serta menjaga ketertiban dan kebersihan selama perjalanan.

Danrem secara tegas mengingatkan agar tidak ada prajurit yang melakukan pelanggaran. Setiap personel diminta mengisi waktu selama perjalanan dengan kegiatan positif, seperti senam pagi dan kegiatan pembinaan fisik agar tubuh tetap bugar.

“Selama berada di kapal, jangan ada yang membuat pelanggaran. Jangan bermain judi online maupun offline. Jaga kebersihan kapal, patuhi seluruh peraturan yang berlaku di kapal dan laksanakan setiap ketentuan yang diberikan oleh awak kapal,” tegasnya.

Menurut Danrem, disiplin selama perjalanan merupakan bagian dari kesiapan prajurit dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu, setiap personel harus mampu menjaga sikap, kekompakan, dan soliditas sehingga perjalanan menuju daerah penugasan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Lebih lanjut, Danrem 012/TU menekankan bahwa seluruh prajurit harus berangkat dalam keadaan lengkap dan kembali dalam keadaan lengkap, sehat, serta selamat. Selama melaksanakan penugasan, setiap prajurit juga diminta senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik Yonif 115/ML sebagai bagian dari Kodam Iskandar Muda.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Danrem 012/TU, Dansatgas Yonif 115/ML, serta seluruh prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 115/ML. Momen tersebut menjadi penanda kebersamaan sekaligus penguatan tekad seluruh personel sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah penugasan.

Macan Leuser berangkat dengan kehormatan, bertugas dengan penuh tanggung jawab, serta membawa nama baik satuan, bangsa, dan negara dengan semboyan Yonif 115/ML, “Maju Terus Pantang Mundur”.(Pr012).