TAPIN – Menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan sekadar mengenakan seragam, tetapi juga tentang pengabdian, disiplin, dan kesiapan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peluang inilah yang disosialisasikan Babinsa Koramil 1010-06/Candi Laras Selatan (CLS) kepada generasi muda melalui komunikasi sosial (komsos) dari rumah ke rumah atau door to door, Jumat (9/10).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Peltu Iwan di desa binaannya, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin. Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya para pemuda, mengenai penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) melalui jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dan Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun 2026.

Peltu Iwan mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat dilakukan agar informasi mengenai kesempatan menjadi prajurit TNI dapat diterima dengan lebih mudah oleh para pemuda dan keluarganya.

“Melalui komsos dari rumah ke rumah ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada generasi muda bahwa menjadi prajurit TNI AD merupakan salah satu pilihan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Kami mengajak para pemuda yang memiliki cita-cita tersebut agar mencari informasi resmi mengenai persyaratan dan tahapan penerimaan, serta mempersiapkan diri sejak dini,” ujar Peltu Iwan.

Ia juga mengingatkan para calon peserta agar mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, meningkatkan kedisiplinan, hingga melengkapi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sosialisasi secara langsung di wilayah binaan menjadi bagian dari upaya Babinsa untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat sekaligus membantu menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masa depan generasi muda.

Di lokasi berbeda, Pasipers Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf Heri, membenarkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1010-06/CLS tersebut. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi rekrutmen merupakan salah satu upaya untuk memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya pemuda yang berminat menjadi prajurit TNI AD.

“Kami mendukung langkah Babinsa yang aktif turun langsung ke wilayah binaan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Harapannya, para pemuda di Kabupaten Tapin yang memiliki keinginan menjadi prajurit TNI AD dapat mengetahui informasi penerimaan dengan benar dan mempersiapkan diri sesuai ketentuan,” ungkap Kapten Inf Heri.

Pasipers juga menjelaskan bahwa pendaftaran Bintara PK dapat dilakukan secara online maupun offline mulai 1 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027. Sementara itu, pendaftaran Tamtama PK dibuka secara online maupun offline mulai 1 Oktober 2026 hingga 7 Februari 2027.

“Untuk batas usia, calon peserta yang berminat mengikuti rekrutmen Bintara PK maupun Tamtama PK maksimal berusia 26 tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, para pemuda yang memenuhi persyaratan diharapkan segera memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri dan melengkapi administrasi yang diperlukan,” jelas Kapten Inf Heri.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1010/Tapin berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mempersiapkan diri menjadi prajurit profesional, berkarakter, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Bagi generasi muda Tapin, kesempatan mengabdi kepada negara dimulai dari niat, persiapan, dan keberanian untuk melangkah.(1010).