MERAUKE — Di tengah musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah Kabupaten Merauke mengalami kekeringan, kepedulian TNI kembali hadir menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pada Rabu (7/10/2026), personel Kodim 1707/Merauke yang dipimpin Pasi Ops Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Roesli Rajab melaksanakan Bakti TNI berupa penyaluran air bersih kepada masyarakat Gudang Arang, Kelurahan Kamahedoga, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kemarau. Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., melalui Pasi Ops Kapten Inf Roesli Rajab menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata TNI dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Air bersih yang disalurkan berasal dari sumur yang berada di Asrama Makodim 1707/Merauke. Dengan menggunakan mobil Damkar Kodim 1707/Merauke, air tersebut didistribusikan sebanyak dua kali pengangkutan dengan total mencapai 8.000 liter. “Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi warga yang terdampak kekeringan,” ungkap Pasi Ops.

Kehadiran air bersih disambut penuh sukacita oleh masyarakat Gudang Arang. Sejak pagi, warga telah menunggu dengan membawa berbagai wadah, mulai dari ember, galon, drum, hingga jeriken untuk menampung air. Senyum dan antusiasme warga menjadi gambaran betapa berharganya air bersih yang sulit diperoleh.

Salah satu warga Gudang Arang, Ibu Florida Agaiwemu, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kodim 1707/Merauke. Menurutnya, air bersih tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap bantuan serupa dapat terus diberikan ke depannya. Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar air yang mengisi wadah-wadah mereka, tetapi juga menjadi bukti bahwa di tengah kesulitan, TNI hadir dan peduli dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.(1707).