SIMEULUE – Pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan dapat memicu kebakaran yang meluas jika tidak dikendalikan. Karena itu, Serka Aulia, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, mengingatkan masyarakat agar menghindari penggunaan api dalam kegiatan tersebut saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di Desa Gunung Putih, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Senin (12/10/2026).

Dalam pertemuan dengan warga binaan, Serka Aulia mengajak masyarakat lebih berhati-hati ketika mengelola lahan. Api yang semula digunakan untuk membersihkan semak atau sisa tumbuhan dapat merambat ke area lain, terutama apabila kondisi lingkungan dan arah angin tidak diperhitungkan.

“ Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Babinsa.

Menurutnya, dampak kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti pada kerusakan vegetasi dan ekosistem. Asap yang ditimbulkan juga dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu aktivitas sehari-hari, serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Melalui komunikasi langsung tersebut, Babinsa turut memantau perkembangan kondisi wilayah sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diharapkan memilih cara yang lebih aman ketika membuka atau membersihkan lahan agar tidak menimbulkan risiko bagi warga maupun kawasan sekitarnya.

Pencegahan sejak awal menjadi langkah penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya karhutla. Kewaspadaan dan tanggung jawab masyarakat dalam menggunakan api di sekitar lahan dapat membantu menjaga lingkungan tetap aman.(0115).