ACEH BARAT – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., bersama unsur Forkopimda menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVIII tingkat Kabupaten Aceh Barat di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Jalan Imam Bonjol, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat malam (16/10/2026).

MTQ dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., dengan diikuti kafilah dari 12 kecamatan. Para peserta berkompetisi dalam delapan cabang, yakni tilawah, hifzhil Qur’an, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, khaththil Qur’an, qiraah sab’ah, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Dandim menilai MTQ memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan karakter dan akhlak generasi muda. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci.

“MTQ ini menjadi momentum untuk menggali potensi dan bakat generasi muda guna melahirkan qari dan qariah berprestasi. Kegiatan ini juga sebagai upaya memperkokoh syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’anul Karim,” ungkap Dandim.

Ia berharap para peserta tidak hanya mengasah kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai keislaman yang tertanam kuat dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya masyarakat yang religius, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan persatuan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Kodim 0105/Aceh Barat berkomitmen bersinergi dengan unsur terkait, termasuk mengerahkan prajurit untuk melaksanakan pengamanan dan bersiaga di lokasi selama rangkaian MTQ berlangsung. Langkah ini dilakukan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dandim juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia meminta dewan hakim, panitia, serta seluruh unsur pelaksana menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan transparan.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan koordinasi dan kerja sama, sehingga seluruh rangkaian MTQ berjalan sukses serta menghasilkan keputusan yang adil dan objektif,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan MTQ ke-XXXVIII ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang mempererat kebersamaan dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.(0105).