ACEH JAYA – Lumpur yang tertinggal di dalam rumah menjadi pekerjaan pertama yang harus diselesaikan warga setelah banjir kiriman dari Sungai Krueng Teunom melanda Desa Pulo Tinggi, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya. Untuk meringankan pekerjaan warga terdampak, Babinsa Koramil 06/Teunom Kodim 0114/Aceh Jaya, Sertu Arfik dan Sertu Pujianto, turun membantu membersihkan lumpur di rumah Sarniah (51), Senin (02/11/2026).

Sisa material lumpur yang terbawa aliran banjir dapat menghambat warga dalam kembali menggunakan ruangan rumah seperti biasa. Pembersihan menjadi pekerjaan yang membutuhkan tenaga, terutama setelah air surut dan meninggalkan endapan di bagian dalam maupun sekitar tempat tinggal. Dalam kegiatan Karya Bakti tersebut, kedua Babinsa ikut membantu membersihkan lumpur yang mengotori rumah Sarniah agar proses pemulihan dapat dilakukan secara bertahap.

Bagi warga yang terdampak banjir, persoalan tidak langsung selesai ketika air mulai surut. Mereka masih harus menghadapi pekerjaan membersihkan rumah dan mengembalikan kondisi tempat tinggal agar dapat digunakan kembali. Kehadiran Sertu Arfik dan Sertu Pujianto memberikan tambahan tenaga sekaligus dukungan moril bagi Sarniah dalam menghadapi dampak yang ditimbulkan luapan Sungai Krueng Teunom. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Karya Bakti ini juga memperlihatkan bahwa penanganan dampak bencana tidak hanya berkaitan dengan upaya saat banjir terjadi, tetapi berlanjut pada proses pemulihan setelah genangan surut. Keterlibatan Babinsa dalam pekerjaan rumah warga merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara aparat dan warga tetap terjalin, khususnya ketika masyarakat membutuhkan dukungan menghadapi kondisi sulit.

Bagi Sarniah, bantuan tenaga dalam membersihkan rumah menjadi bagian dari langkah awal untuk mengembalikan kenyamanan tempat tinggalnya setelah terdampak banjir. Sementara bagi Babinsa, kehadiran di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian terhadap kesulitan warga binaan. Upaya pemulihan diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Pulo Tinggi kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus memperkuat hubungan TNI AD dengan rakyat melalui tindakan yang langsung dirasakan manfaatnya.(0114).