ACEH JAYA – Ketergantungan pada curah hujan masih menjadi tantangan bagi sebagian petani padi di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Keterbatasan jaringan irigasi membuat pengairan sawah belum sepenuhnya dapat dilakukan secara optimal, terutama ketika petani membutuhkan pasokan air untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan Babinsa Koramil 06/Teunom Kodim 0114/Aceh Jaya, Kopka Syukurdi dan Kopka Sugianto, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat yang berprofesi sebagai petani padi, Selasa (03/11/2026).

Percakapan dengan petani tidak hanya membahas hasil panen, tetapi juga berbagai hambatan yang mereka hadapi selama menjalankan usaha pertanian. Salah satu persoalan yang mengemuka adalah keterbatasan sarana pengairan. Sebagian besar lahan persawahan di wilayah tersebut masih mengandalkan sistem tadah hujan, sehingga ketersediaan air sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Ketergantungan terhadap hujan membuat pengelolaan masa tanam menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Ketika pasokan air tidak mencukupi, proses budidaya dapat mengalami kendala karena tanaman padi membutuhkan pengairan sesuai tahapan pertumbuhannya. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan petani mengolah lahan, tetapi juga ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai.

Dalam diskusi tersebut, kebutuhan sarana dan prasarana irigasi serta mesin pompa air menjadi perhatian untuk mendukung aktivitas pertanian. Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh sumber pengairan alternatif ketika curah hujan tidak mencukupi. Karena itu, perhatian dan dukungan dari instansi terkait diperlukan agar kebutuhan petani dapat dipertimbangkan sesuai kondisi wilayah dan kemampuan pelaksanaan program.

Melalui Komsos tersebut, Kopka Syukurdi dan Kopka Sugianto memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi petani di wilayah binaan. Komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu cara untuk mengetahui kebutuhan sektor pertanian dari tingkat lapangan. Harapan para petani di Kecamatan Teunom bukan hanya memperoleh hasil panen yang baik, tetapi juga memiliki dukungan infrastruktur pengairan yang lebih memadai agar kegiatan bercocok tanam tidak sepenuhnya bergantung pada musim hujan. Dengan dukungan yang tepat, produktivitas pertanian diharapkan meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.(0114).