KUTAI TIMUR – Sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat menjadi agenda pembahasan dalam Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan ke-2 Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) Tahun Anggaran 2026 di Kantor Desa Beno Harapan, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (3/11/2026).
Musyawarah tersebut dihadiri Babinsa Desa Beno Harapan Peltu Husen, Sekretaris Desa Desi Suryadi, Ketua BPD Darko beserta tiga anggota, Ketua Adat Zamri, Ketua LPM Mardiono, para kepala dusun, Ketua RT I hingga RT VI, Dai Pembangunan Haji Tosirin, staf desa, tokoh masyarakat Adimudin, serta pendamping RT.
Dalam forum itu, peserta membahas sejumlah rencana pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur yang dinilai mendesak. Usulan meliputi semenisasi jalan tembusan Jembatan Garuda, pembangunan WC Posyandu, drainase jalan tembusan RT 3 menuju RT 2, pemeliharaan Jalan Kapur RT 02, pembangunan turap RT 04, serta pengadaan alat pemadam api portabel.
Pembahasan dilakukan untuk menentukan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan prioritas warga. Hasil musyawarah diharapkan menjadi dasar penetapan rencana pembangunan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat Desa Beno Harapan.
Kehadiran Babinsa Peltu Husen menjadi bagian dari dukungan TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Musyawarah juga menjadi ruang bersama untuk menjaga hubungan dan kondusivitas wilayah.
Musdes Perubahan ke-2 RKP dan APB Desa Tahun 2026 berakhir pukul 10.40 WITA. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.(0909).
