Rabu, Maret 25, 2026
KODIMTNI AD

Babinsa Koramil 09/Samatiga Sertu Buchari Muslim Laksanakan Komsos Bahas Distribusi Pupuk Hayati Organik di Desa Alue Raya

ACEH BARAT — Dalam rangka memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 09/Smatiga, Sertu Buchari Muslim, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Kecik Desa Alue Raya dan jajaran aparatur desa, Kegiatan ini berlangsung di balai desa dengan suasana penuh keakraban, keterbukaan, dan semangat gotong royong. Kamis (18/9/2025)

Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan teknis dan strategi terkait rencana pembagian pupuk hayati organik kepada para petani di wilayah Desa Alue Raya. Pupuk tersebut merupakan bantuan dari pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Pria Dalam Berbagainya, Sertu Buchari Muslim penekanan pentingnya pendampingan langsung kepada petani agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.

“Kami dari Koramil hadir bukan hanya sebagai pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra pembangunan. Pupuk hayati ini harus sampai ke tangan petani yang membutuhkan, dan kami siap membantu dalam pendataan, pengawasan, serta edukasi penggunaannya,” ujar Sertu Buchari.

Kecik Desa Alue Raya, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa dalam berbagai program desa, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen aparatur desa untuk menjalankan proses distribusi secara transparan dan adil.

“Kami akan menyusun penerima data berdasarkan luas lahan dan jenis tanaman yang dibudidayakan. Dengan dukungan Babinsa, kami yakin proses ini akan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ungkap Kecik.

Selain membahas distribusi pupuk, Komsos ini juga menjadi ajang evaluasi kondisi pertanian desa secara umum. Beberapa petani yang turut hadir menyampaikan kendala yang mereka hadapi, seperti keterbatasan alat pertanian, cuaca yang tidak menentu, dan kebutuhan pelatihan teknis. Sertu Buchari menanggapi dengan menyampaikan bahwa TNI siap memfasilitasi koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi bersama.

Kegiatan ini ditutup dengan peninjauan simbolis terhadap lahan pertanian milik warga, sebagai bentuk nyata komitmen dari Babinsa dan aparatur desa dalam mendukung program pertanian berkelanjutan. Rencana tindak lanjut berupa pelatihan penggunaan pupuk hayati dan pemantauan hasil panen akan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Desa Alue Raya menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kekuatan komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan unsur TNI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *