Rabu, Maret 4, 2026
KODIMTNITNI AD

Babinsa Posramil 05 PC Terus Laksanakan Sosialisasi Bersama Warga Tentang Antisipasi Banjir di Sungai Krung Meureubo

ACEH BARAT – Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam di wilayah binaan, Babinsa Posramil 05/PC Kodim 0105/Aceh Barat, Sertu Saefudin, terus aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi dan komunikasi sosial bersama masyarakat di sekitar aliran Sungai Krung Meureubo, Minggu (2/11/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab Babinsa terhadap keselamatan serta kesejahteraan warga di wilayah binaannya, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Diketahui, Sungai Krung Meureubo merupakan salah satu sungai besar yang melintasi kawasan Pante Ceureumen dan sekitarnya, yang pada musim penghujan kerap mengalami peningkatan debit air cukup signifikan.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Babinsa menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun parit yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran air. Selain itu, Babinsa juga mengajak warga untuk bersama-sama melakukan pembersihan di bantaran sungai secara berkala guna memperlancar aliran air dan mengurangi risiko luapan ketika hujan deras turun.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Bila ada tanda-tanda peningkatan debit air, segera laporkan kepada aparat desa atau Babinsa, sehingga dapat segera diambil langkah-langkah antisipasi,” ujar Babinsa.

Selain memberikan penyuluhan, Babinsa juga membantu pemerintah desa dalam memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak banjir. Data tersebut digunakan untuk menentukan titik-titik evakuasi dan jalur aman apabila terjadi bencana.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Ia menegaskan bahwa tanggap darurat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi korban yang pasif, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Dengan gotong royong dan kesadaran bersama, kita bisa mencegah dan mengurangi dampak banjir yang mungkin terjadi,” tambahnya.

Kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan lingkungan. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Babinsa berharap dapat membangun kesadaran kolektif warga untuk selalu peduli terhadap kondisi alam di sekitar mereka.

Dengan adanya sosialisasi rutin ini, diharapkan masyarakat di wilayah Pante Ceureumen semakin siap dan tanggap dalam menghadapi musim penghujan, serta mampu menjaga lingkungan secara berkelanjutan demi mencegah terjadinya bencana banjir di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *