Meski Bulan Ramadhan, Babinsa Koramil 09/Samatiga Tetap Dampingi Petani di Sawah
ACEH BARAT – Semangat pengabdian kepada masyarakat tidak pernah surut meski di tengah bulan suci Ramadan. Serma M. Nasir, Babinsa Koramil 09/Samatiga, menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke sawah membantu warga Desa Pienem yang sedang merontokkan padi. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa tugas seorang prajurit TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan rakyat, Kamis (19/3/2026).
Di bawah terik matahari pagi, Serma M. Nasir bersama Pak Walis, salah seorang petani setempat, bekerja bahu-membahu merontokkan padi hasil panen. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan simbol kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan. Kehadiran Babinsa di tengah petani memberikan motivasi sekaligus meringankan beban pekerjaan yang cukup berat.
Pak Walis mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Apalagi di bulan Ramadan, tenaga kami terbatas karena berpuasa. Dengan adanya bantuan ini, pekerjaan terasa lebih ringan,” ujarnya.
Sementara itu, Serma M. Nasir menegaskan bahwa keberadaannya di tengah masyarakat adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai aparat teritorial. “Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi dan sosial. Dengan kebersamaan, kita bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” katanya.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen TNI AD untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di sawah menjadi wujud nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi lumbung padi.
Meski sedang menjalankan ibadah puasa, semangat gotong royong tetap terjaga. Kehadiran Babinsa Koramil 09/Samatiga di Desa Pienem menjadi teladan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal waktu, bahkan di bulan penuh berkah sekalipun.
