Sinergi Alat Berat dan Tenaga Manusia di TMMD Nagan Raya
NAGAN RAYA – Tanah merah yang dulu sunyi kini seperti panggung kerja bersama. Di tengah hamparan perkebunan dan hutan, suara cangkul dan dentuman mesin excavator berpadu seperti irama kerja di lokasi pembangunan jalan TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya.
Pembangunan badan jalan sepanjang 3.100 meter dengan lebar 6 meter yang menghubungkan Desa Ujong Blang dengan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, terus dikebut menjelang penutupan program pada 11 Maret 2026.
Di lokasi pekerjaan terlihat dua kekuatan berjalan beriringan. Di satu sisi alat berat excavator meratakan timbunan tanah dan batu, sementara di sisi lain anggota Satgas TMMD bersama masyarakat menggunakan cangkul untuk merapikan bagian yang belum terjangkau mesin.
Seperti dua tangan yang bekerja bersamaan, teknologi dan tenaga manusia saling melengkapi demi mempercepat penyelesaian jalan.
Meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semangat para personel Satgas dan warga tidak terlihat surut. Matahari yang terik seakan menjadi saksi bagaimana kerja keras terus mengalir sepanjang jalur pembangunan.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto mengatakan seluruh pekerjaan kini telah memasuki tahap akhir.
“Anggota Satgas bersama alat berat excavator bekerja meratakan timbunan. Saat ini semua sasaran pekerjaan sudah memasuki tahap finishing,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Bagi warga sekitar, jalan ini bukan sekadar hamparan tanah yang diratakan. Ia adalah jalur harapan yang kelak membuka akses ekonomi, mempersingkat perjalanan, dan menghubungkan dua desa yang sebelumnya terpisah jarak dan medan.
Seperti sebuah cerita yang hampir mencapai akhir bab, pekerjaan TMMD di lokasi ini kini tinggal menyempurnakan sentuhan terakhir sebelum resmi diserahkan kepada masyarakat.(0116).
