TMMD ke-127 Berakhir, Semangat Gotong Royong Terus Menyala
NAGAN RAYA – Di sebuah lapangan di Kecamatan Beutong, langkah para prajurit, aparat pemerintah dan masyarakat seakan berpadu dalam satu irama pada Rabu (11/3/2026). Hari itu menjadi penanda berakhirnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya.
Upacara penutupan digelar dengan khidmat dan dipimpin Kapok Sahli Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos sebagai Inspektur Upacara.
Sekitar 300 peserta menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H, jajaran Forkopimda, pejabat TNI-Polri serta para tokoh masyarakat.
Upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan hasil pelaksanaan TMMD serta penandatanganan berita acara serah terima hasil kegiatan dari Dandim kepada pemerintah daerah.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari desa karena desa merupakan fondasi utama kekuatan negara.
“Tema TMMD tahun ini menegaskan bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari desa dengan menyatukan langkah serta memperkuat semangat gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, selama satu bulan pelaksanaan TMMD, prajurit TNI bersama aparat pemerintah dan masyarakat telah bekerja keras menyelesaikan berbagai program pembangunan fisik maupun non fisik.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD tidak terlepas dari dukungan masyarakat.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan TMMD di wilayah ini,” katanya.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda sosial seperti pembagian sembako, pelayanan administrasi kendaraan, pasar murah serta peninjauan lokasi sasaran TMMD.
Bagi masyarakat Beutong, TMMD bukan sekadar program pembangunan. Ia menjadi simbol kebersamaan yang mempertemukan kekuatan negara dan rakyat dalam satu tujuan: membangun desa demi masa depan yang lebih baik.(0116).
