BARITO KUALA – Musim kemarau membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi tersebut mendorong Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala untuk turut mengambil peran dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.

Bertempat di Aula Kantor Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Satgas TMMD Ke-129 menggelar penyuluhan Karhutla sebagai salah satu sasaran nonfisik dalam pelaksanaan TMMD, Senin (20/7).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BPBD Kabupaten Barito Kuala, Irmansyah Hadi, serta perwakilan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Inf Tri Hendro. Penyuluhan diikuti oleh warga Desa Tamban Bangun.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan, khususnya saat musim kemarau ketika kondisi lahan cenderung kering dan mudah terbakar. Selain dapat merusak lingkungan, Karhutla juga dapat menimbulkan dampak luas terhadap kesehatan, perekonomian, serta kehidupan masyarakat.

Kapten Inf Tri Hendro menyampaikan, kepedulian terhadap alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya Karhutla sejak dini.

“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kepedulian kita terhadap lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya Satgas TMMD Ke-129 dalam membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan. Sebab, pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” terus mendorong terjalinnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui edukasi tentang Karhutla, diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga alam, mencegah kebakaran, serta mewariskan lingkungan yang tetap lestari bagi generasi mendatang.(1005).