BARITO KUALA – Ukuran keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari panjang jalan yang dikerjakan atau jumlah bangunan yang berdiri, tetapi juga dari perubahan yang mulai dirasakan masyarakat. Gambaran itu menjadi perhatian utama saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-129 meninjau langsung berbagai sasaran di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (30/7/2026).

Usai menerima paparan dari Dansatgas TMMD Letkol Inf Anton Mahriadi, S.Sos., Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan bersama rombongan bergerak meninjau seluruh rangkaian kegiatan. Peninjauan mencakup pembangunan perkerasan jalan, pembuatan titik air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan musala, pembangunan pos kamling, MCK, TPA dan titian, hingga pelayanan kesehatan gratis, sunatan massal, pembagian Al-Qur’an, sembako, serta penyerahan alat kontak kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan menegaskan bahwa pembangunan desa harus memberi manfaat nyata bagi kehidupan warga. Akses jalan yang lebih baik akan membuka mobilitas, mempermudah layanan pendidikan dan kesehatan, serta menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap sasaran selesai dengan kualitas yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Bagi Pemerintah Kabupaten, TNI, dan masyarakat, pelaksanaan TMMD bukan sekadar menyelesaikan target pekerjaan, melainkan memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Sinergi tersebut menjadi modal penting agar hasil yang dibangun mampu terus memberikan manfaat setelah seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-129 berakhir.

Kunjungan kerja Tim Wasev menjadi penegasan bahwa setiap proses pembangunan di Tamban Bangun berjalan pada jalur yang telah direncanakan. Tidak hanya mengevaluasi capaian fisik, tim juga memastikan manfaat sosial yang hadir melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan benar-benar dirasakan oleh warga desa.(Red/Wr).