SUKOHARJO – Setiap kali langit mendung, sebagian warga Dukuh Jengkangan, Desa Parangjoro, selalu berharap hujan tidak terlalu deras. Bukan karena enggan diguyur air, melainkan khawatir tanah di tepi jalan kembali longsor dan mengganggu akses mereka.

Situasi itu perlahan berubah. Pembangunan talud dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo terus dipercepat melalui kerja bersama antara prajurit dan masyarakat. Batu demi batu dipasang, material diangkut secara manual, lalu konstruksi diperkuat dengan pengecoran.

Pada Kamis (30/7/2026), semangat gotong royong tetap terjaga sepanjang pekerjaan berlangsung. “Pengerjaan talud di Dk. Jengkangan ini sangat penting untuk keselamatan warga dan kelancaran akses jalan. Kami kebut pengerjaannya agar bisa segera selesai dan bermanfaat,” ujar anggota Satgas.

Harapan warga pun mulai tumbuh. “Alhamdulillah akhirnya ada talud. Kalau hujan deras dulu tanahnya sering turun ke jalan. Sekarang semoga lebih aman,” ungkap seorang warga.

Talud tersebut menjadi penopang baru bagi jalan desa sekaligus menghadirkan rasa percaya diri bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas tanpa dibayangi ancaman longsoran tanah di musim penghujan.(Red/Ns).