SUKOHARJO – Sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga Parangjoro tak lagi harus menghadapi kekhawatiran berlebih ketika hujan turun. Pembangunan talud di kawasan pertanian mulai memberi keyakinan bahwa lahan produktif mereka akan lebih terlindungi dari gerusan tanah yang selama ini kerap mengancam.
Pekerjaan tersebut berlangsung dengan semangat kebersamaan. Warga dan prajurit saling berbagi peran, mulai dari mengangkut batu belah menggunakan angkong, menyiapkan adukan semen melalui mesin molen, hingga menyusun material pada pondasi talud agar berdiri kokoh.
Kamis (30/7/2026), suasana penuh kekompakan terlihat di sepanjang lokasi pekerjaan. Tidak hanya masyarakat dan anggota TNI, aparat dari instansi terkait juga hadir untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.
Keberadaan talud diyakini akan menjaga kestabilan badan jalan pertanian sehingga aktivitas menuju sawah maupun pengangkutan hasil panen menjadi lebih aman sepanjang musim.
Harapan terbesar warga bukan hanya berdirinya bangunan penahan tanah, melainkan lahirnya rasa tenang saat mengelola lahan yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga mereka.(Red/Ns).
