SUKOHARJO – Kontur jalan yang berada di sekitar lahan pertanian menyimpan tantangan tersendiri ketika hujan datang. Erosi dan aliran air yang tidak terkendali menjadi penyebab utama menurunnya kualitas akses warga.
Persoalan tersebut kini dijawab melalui pembangunan talud jalan dan gorong-gorong di Dukuh Jebagan yang dilaksanakan dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Material batu dipasang berlapis dengan adukan semen dari mesin molen agar konstruksi memiliki daya tahan lebih baik.
Saluran air juga dibentuk untuk mengarahkan limpasan menuju gorong-gorong sehingga tekanan air tidak lagi langsung menghantam badan jalan. Langkah itu memberi perlindungan terhadap infrastruktur yang selama ini rawan mengalami kerusakan.
Pekerjaan yang berlangsung Senin (3/8/2026) melibatkan warga bersama prajurit TNI dalam suasana kerja yang kompak. Kebersamaan tersebut mempercepat penyelesaian konstruksi sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan desa.
Ketika penyebab kerusakan mampu diatasi melalui infrastruktur yang tepat, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang. Jalan desa menjadi lebih kuat, akses pertanian lebih lancar, dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.(Red/Wr).
