SUKOHARJO – Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pertanian, kondisi jalan tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Jalan menjadi jalur pergerakan warga sekaligus akses membawa hasil pertanian. Karena itu, penguatan sisi jalan melalui pembangunan talud menjadi pekerjaan yang memiliki kaitan langsung dengan mobilitas masyarakat Desa Parangjoro.
Pemandangan itu terlihat saat tahap akhir pekerjaan berlangsung pada Senin (10/08/2026). Tanah di sepanjang sisi talud dirapikan menggunakan peralatan sederhana. Warga dan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bekerja pada bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan.
Talud dibangun untuk menjaga konstruksi sisi jalan agar tidak mudah mengalami kerusakan akibat tekanan tanah maupun air. Fungsinya menjadi semakin penting ketika jalan digunakan untuk menunjang kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan lahan pertanian di sekitarnya.
Dari sisi ekonomi, kondisi akses yang lebih terjaga dapat membantu memperlancar pergerakan hasil pertanian. Warga tidak hanya membutuhkan jalan yang bisa dilalui, tetapi juga jalur yang mampu bertahan menghadapi perubahan kondisi lingkungan.
Pekerjaan yang kini berada pada tahap akhir menunjukkan bahwa manfaat pembangunan tidak berhenti pada selesainya konstruksi. Infrastruktur tersebut akan diuji oleh penggunaan sehari-hari, musim hujan, aktivitas warga, serta kebutuhan transportasi yang terus berjalan.(Red/Wr).
