Kutai Timur – Babinsa Desa Rantau Makmur, Serma Ansar, menghadiri sosialisasi pembuatan dan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang digelar sebagai salah satu program kerja mahasiswa KKN 52 Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda bekerja sama dengan BRI Unit Kecamatan Rantau Pulung. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut menyasar masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Rantau Makmur. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sistem pembayaran digital sekaligus mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan ekonomi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Rantau Makmur Satino, Babinsa Desa Rantau Makmur Serma Ansar, Bhabinkamtibmas Bripka Hendri Yusuf, Sekretaris Desa Rantau Makmur Sardi Nurdi, narasumber dari BRI Unit Kecamatan Rantau Pulung Ningsih, mahasiswa KKN 52 Unmul Samarinda, serta ibu-ibu PKK dan para pelaku UMKM Desa Rantau Makmur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak terkait sebelum memasuki materi utama mengenai manfaat QRIS, tata cara pembuatan, serta penggunaannya sebagai sarana pembayaran secara digital.

Dalam pemaparannya, narasumber dari BRI Unit Kecamatan Rantau Pulung memberikan penjelasan mengenai kemudahan transaksi menggunakan QRIS. Sistem pembayaran digital tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi pelaku UMKM untuk menerima pembayaran dari konsumen sehingga proses transaksi menjadi lebih praktis dan efisien.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan penggunaan serta proses pembuatan QRIS. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenal lebih jauh perkembangan sistem pembayaran digital sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan usaha mereka.

Bagi pelaku UMKM, pemanfaatan pembayaran digital menjadi salah satu bagian dari adaptasi terhadap perkembangan pola transaksi masyarakat. Dengan tersedianya pilihan pembayaran melalui QRIS, pelaku usaha dapat memberikan alternatif kepada konsumen sekaligus mendukung terciptanya transaksi yang lebih praktis.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang dilaksanakan pemerintah desa bersama masyarakat dan mahasiswa. Serma Ansar turut mendorong masyarakat untuk mengikuti perkembangan teknologi secara bijak serta memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan yang produktif, khususnya dalam meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah binaan.

Kolaborasi antara pemerintah desa, perbankan, mahasiswa, dan masyarakat melalui kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi dalam meningkatkan literasi digital di tingkat desa. Edukasi yang diberikan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami manfaat teknologi sekaligus menggunakannya secara tepat sesuai kebutuhan.

Melalui sosialisasi ini, para pelaku UMKM Desa Rantau Makmur diharapkan semakin memahami pentingnya digitalisasi dalam kegiatan usaha, terutama dalam transaksi pembayaran. Semakin luasnya pemanfaatan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan konsumen sekaligus mendukung perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi pembuatan dan pemanfaatan QRIS selesai pada pukul 11.55 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(0909).