Kutai Timur – Babinsa Desa Bukit Makmur, Serka Sofyan, bersama tim gabungan Muspika Kecamatan Kaliorang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terkait dugaan perambahan dan/atau perusakan kawasan konservasi serta pembukaan lahan di Dusun Air Putih RT 15, Desa Bukit Makmur (Desa Persiapan Sembulo Mandiri), Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengecek secara langsung kondisi kawasan yang diduga mengalami pembukaan lahan. Pengecekan juga menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran faktual mengenai aktivitas yang berlangsung di lokasi, mengingat kawasan tersebut memiliki fungsi penting sebagai sumber mata air yang mendukung ketersediaan air bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kaliorang dan Kecamatan Sangkulirang.
Tim gabungan melakukan peninjauan langsung pada sejumlah titik di sepanjang akses menuju lokasi. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati kondisi vegetasi, lahan yang telah dibuka, serta indikasi aktivitas lain yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Kaliorang Pitriani beserta staf, Babinsa Desa Bukit Makmur Serka Sofyan bersama satu anggota, Kanit Intel Bripka Irwan bersama satu anggota, pihak PDAM yang diwakili Darmuji beserta dua staf, serta Ketua RT 15 Ibrahim.
Dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan sejumlah area di sepanjang akses menuju lokasi yang telah mengalami pembukaan lahan. Pembukaan tersebut dilakukan dengan penebasan vegetasi dan pada beberapa titik ditemukan indikasi bekas pembakaran.
Selain itu, pada sejumlah lahan yang telah dibuka ditemukan tanaman kelapa sawit yang telah ditanam oleh warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian tim karena pemanfaatan lahan perlu disesuaikan dengan status kawasan dan ketentuan yang berlaku, terlebih apabila lokasi tersebut berada pada kawasan yang memiliki fungsi perlindungan atau konservasi.
Tim gabungan juga menemukan adanya pembukaan jalan baru yang mengarah menuju beberapa bagian lokasi. Di lapangan terlihat bekas aktivitas alat berat jenis excavator yang diduga digunakan dalam proses pembukaan akses jalan tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara, luas keseluruhan lahan yang telah mengalami pembukaan diperkirakan mencapai kurang lebih 30 hektare. Namun, luasan tersebut masih memerlukan pendataan dan verifikasi lebih lanjut oleh instansi yang memiliki kewenangan untuk memastikan batas kawasan, status lahan, serta legalitas pemanfaatannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak terkait, lokasi lahan di Dusun Air Putih RT 15, Desa Bukit Makmur, masih berstatus sebagai Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) dan berada di kawasan yang memiliki fungsi penting sebagai daerah sumber mata air bagi masyarakat Kecamatan Kaliorang dan Kecamatan Sangkulirang.
Keberadaan sumber mata air menjadi salah satu perhatian utama dalam pengecekan tersebut. Pembukaan vegetasi dalam skala luas, indikasi pembakaran lahan, maupun penggunaan alat berat berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan apabila dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan dan daya dukung kawasan. Karena itu, diperlukan pendataan serta verifikasi lebih lanjut untuk memastikan kondisi kawasan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
Babinsa bersama unsur Muspika Kecamatan Kaliorang turut memastikan kegiatan pengecekan berlangsung aman dan kondusif. Kehadiran aparat kewilayahan juga menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat, khususnya keberlangsungan sumber air yang menjadi kebutuhan penting bagi warga.
Temuan di lapangan selanjutnya menjadi bahan koordinasi dan tindak lanjut bagi instansi terkait untuk melakukan pendataan, pemeriksaan status kawasan secara lebih mendalam, serta menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing. Langkah tersebut diperlukan agar setiap pemanfaatan lahan dapat berjalan sesuai aturan sekaligus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Kegiatan sidak dan pengecekan lapangan selesai pada pukul 14.30 Wita. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.(0909).
