SUKOHARJO – Enam siswa SDN Parangjoro 2 duduk di bawah naungan tempat berteduh ketika dua anggota Satgas TMMD datang menghampiri. Percakapan yang awalnya berlangsung biasa itu kemudian mengarah pada satu hal yang dekat dengan dunia anak-anak: sekolah dan cita-cita.
Kehadiran anggota Satgas di lingkungan sekolah tersebut berlangsung setelah mereka menjalankan pekerjaan meratakan tanah pada sasaran fisik. Saat memasuki waktu istirahat, kesempatan itu digunakan untuk berbincang dengan para siswa. Senyum dan tawa terlihat dalam pertemuan singkat tersebut.
Tidak banyak yang dibutuhkan untuk membangun percakapan dengan anak-anak. Beberapa pertanyaan dan nasihat tentang belajar cukup membuat suasana menjadi cair. Mereka diarahkan agar rajin mengikuti pelajaran, menghormati guru, membantu orang tua, serta berani memiliki cita-cita tinggi.
Pertemuan itu sekaligus memperlihatkan bahwa anak sekolah dapat menjadi bagian dari perhatian selama pelaksanaan TMMD di Desa Parangjoro. Bagi mereka, anggota TNI yang sehari-hari terlihat bekerja di sekitar desa hadir dalam sosok yang lebih dekat dan mudah diajak berbicara.
Pada akhirnya, yang dibawa pulang anak-anak dari percakapan tersebut bukanlah sesuatu yang berbentuk benda. Mereka mendapat satu dorongan sederhana untuk terus belajar dan mempersiapkan diri, sebab masa depan Desa Parangjoro nantinya juga berada di tangan anak-anak yang hari ini masih mengenakan seragam putih-merah.(Red/Js).
