SUKOHARJO – Pembangunan fisik mudah terlihat karena hasilnya dapat langsung disaksikan. Namun, ada bagian lain dari TMMD yang bekerja lebih perlahan: menanamkan pengetahuan dan kebiasaan yang diharapkan bertahan setelah kegiatan selesai.
Hal itu terlihat di SDN Parangjoro 2, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (11/8/2026). Anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memberikan arahan kepada pelajar mengenai pentingnya olahraga untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung kegiatan belajar.
Tidak sekadar menyampaikan imbauan, anggota Satgas memberikan contoh pemanasan yang sederhana agar dapat dilakukan sendiri oleh siswa. Mereka juga mengingatkan pentingnya meluangkan waktu 15-30 menit untuk aktivitas fisik, disertai istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi.
Kebiasaan sehat memiliki manfaat yang tidak selesai ketika kegiatan TMMD berakhir. Pengetahuan yang diterima anak di sekolah dapat diterapkan di rumah, ketika bermain bersama teman, maupun saat menjalani rutinitas sehari-hari.
Karena itu, sasaran nonfisik memiliki peran tersendiri dalam pelaksanaan TMMD. Jika pembangunan sarana memberi manfaat pada lingkungan, pembinaan kepada anak-anak menyasar sesuatu yang lebih panjang: membentuk kesadaran yang dapat mereka bawa hingga dewasa.(Red/Wr).
