SUKOHARJO – Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-129, sebuah bangunan sederhana di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, menjadi salah satu pekerjaan yang mendapat perhatian. Pos ronda yang ditargetkan berukuran 3×4 meter itu terus dikebut agar dapat diselesaikan sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Pengerjaan dilakukan secara manual dengan melibatkan unsur TNI, Polri, dan warga. Tahap demi tahap dikerjakan mulai dari pondasi, pemasangan bata hingga pengecatan. Pada Rabu (12/8/2026), percepatan pekerjaan dilakukan karena penutupan TMMD dijadwalkan berlangsung sehari kemudian, Kamis (13/8/2026).
Bagi warga, fungsi pos tersebut tidak berhenti sebagai tempat penjagaan lingkungan pada malam hari. Bangunan itu disiapkan sebagai titik berkumpul warga, tempat berteduh ketika ronda sekaligus posko siaga apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan desa.
Rencana fasilitas yang disiapkan juga sederhana, yakni meja, kursi, serta lampu penerangan jalan. Kehadiran penerangan menjadi bagian penting karena pos ronda diharapkan dapat menjadi titik aktivitas warga sekaligus membantu memberikan rasa aman di sekitar lingkungan.
Ketika pekerjaan itu selesai, warga tidak hanya mendapatkan sebuah bangunan baru. Mereka memperoleh ruang bersama yang dapat digunakan untuk menjaga komunikasi dan kesiapsiagaan lingkungan dalam jangka panjang.(Red/Js).
