KUTAI TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (1/10/2026). Kebakaran melanda lahan masyarakat di Dusun Sekurau Bawah, Jalan Salamander RT 09.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WITA. Lokasi berada pada titik koordinat 0.751893° LU dan 117.706028° BT, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 4 hingga 5 hektare.

Lahan yang terbakar berupa semak belukar dan gambut. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan intensif karena masih terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.

Personel gabungan kemudian dikerahkan ke lokasi, terdiri dari satu Babinsa Koramil 0909-06/Bengalon, personel Brigif 32/Mangkalihat dan Yonif TP 879/Rangkok Cakti, serta karyawan sejumlah perusahaan di sekitar lokasi.

Sejumlah kendaraan dan peralatan pemadam turut diterjunkan, di antaranya truk pemadam Yonif TP 879/Rangkok Cakti, truk pemadam Brigif 32/Mangkalihat, kendaraan water tank (WT) milik PT AMM PIK, PT Darma Henwa dan PT Talenta, serta kendaraan rescue dan patroli.

Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan koordinasi dan penanganan untuk mempercepat proses pemadaman. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga berasal dari sisa bara api kebakaran sebelumnya yang masih berada di dalam lahan gambut. Bara tersebut diduga kembali tersulut akibat paparan sinar matahari dan kondisi cuaca panas.

Hingga pukul 18.18 WITA, proses pemadaman dan penanggulangan Karhutla masih berlangsung. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api di lahan gambut.(0909).