MERAUKE — Festival Kali Maro IV, Pantai Arafura dan Dahun Anggai Tahun 2026 berlangsung meriah di Yonggo, Dusun Sirapu, Kampung Urumb, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (1/10/2026). Mengusung tema “Memperkuat Persaudaraan, Damai & Sukacita di Kabupaten Merauke dan Provinsi Papua Selatan”, kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Merauke Dr. Fauzun Nihayah, S.HI., M.H., didampingi Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata Raden Wisnu Sindhutrisno, serta dihadiri ribuan peserta terdiri dari tamu undangan, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan penyambutan Raden Wisnu Sindhutrisno oleh masyarakat Marind, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pembukaan festival. Sejumlah rangkaian budaya dan kebangsaan turut ditampilkan, di antaranya pementasan sejarah Misionaris MSC dan interaksinya dengan masyarakat Marind yang mengisahkan asal-usul nama Merauke, doa lintas agama, pembacaan Pancasila oleh perwakilan TK Samb Kai, serta tarian pembukaan dari Grup Tari OMK Sirapuh (Anim Ha).

Festival tersebut juga dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait, termasuk Pasiops Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Rusli Rajab mewakili satuan TNI AD. Kehadiran Kodim 1707/Merauke menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan budaya yang berlangsung aman, tertib dan lancar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Merauke menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata, Forkopimda Papua Selatan, para pastor, tokoh adat serta seluruh pihak yang mendukung Festival Kali Maro IV. Ia menegaskan, festival bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ruang mengenang sejarah, budaya dan nilai-nilai leluhur sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat yang memiliki keberagaman suku, agama dan latar belakang.

Puncak pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa dan pembukaan Sagu Sep secara bersama oleh Asisten Deputi Kementerian Pariwisata, Forkopimda, panitia dan perwakilan Gereja Katolik, setelah sebelumnya dilakukan penyerahan Piagam KEN kepada penyelenggara serta penyampaian sambutan Menteri Pariwisata RI melalui video. Festival Kali Maro IV direncanakan berlangsung selama lima hari ke depan.(1707).