KUTAI TIMUR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 di Kabupaten Kutai Timur berlangsung khidmat di Mako Lanal Sangatta, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (5/10/2026).
Upacara dimulai pukul 08.00 WITA dan diikuti jajaran TNI, Polri, serta unsur terkait di Kabupaten Kutai Timur. Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin, S.I.P., M.I.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara Kapten Laut (P) Syaripuddin dan Perwira Upacara Kapten Cba Lilik.
Hadir Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, S.T., M.Tr.Opsla., Dandim 0909/KTM beserta Ibu, Danyon TP 879/RC Letkol Inf Taufan Hendryanto Siswoyo, S.S.T.Han. beserta Ibu, Wakapolres Kutai Timur Kompol Anton, Dansubdenpom Sangatta Lettu Cpm Ivan Ismail Putra, para PJU Kodim 0909/KTM, PJU Lanal Sangatta, PJU Polres Kutai Timur, Pengurus Cabang 6 Jalasenastri Kodaeral XIII, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim 0909/KTM.
Rangkaian upacara diawali masuknya pasukan ke lapangan, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, mengheningkan cipta, dan pengucapan Sapta Marga.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa tingginya kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan hasil pengabdian selama ini. Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah yang harus terus dijaga.
Seiring penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan, seluruh prajurit dituntut meningkatkan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing.
Amanat tersebut juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara.
Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Dalam amanat tersebut turut ditekankan lima nilai utama PRIMA sebagai budaya pengabdian prajurit TNI, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Profesional diwujudkan melalui penguasaan tugas, peningkatan kompetensi, serta latihan yang sungguh-sungguh dan realistis. Responsif ditunjukkan dengan kepekaan terhadap perubahan serta kemampuan bertindak cepat, tepat, dan terukur.
Nilai Integratif menekankan sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Modern diwujudkan melalui penguasaan dan pemanfaatan alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi secara optimal. Sementara Adaptif diwujudkan melalui kemampuan belajar dari setiap penugasan dan pengalaman serta terus melakukan inovasi dalam menghadapi perkembangan ancaman.
Usai amanat, upacara dilanjutkan dengan menyanyikan Andika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, dan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan istirahat dan foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pukul 08.45 WITA. Selama pelaksanaan upacara, situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu TNI dalam merebut, mempertahankan, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus memperkokoh komitmen prajurit untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memperkuat jiwa korsa, soliditas, dan profesionalisme.
Momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan nasional.(0909).
