TAPIN – Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tapin terus diperkuat dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satunya melalui pembahasan penataan ruang Kecamatan Bungur yang dinilai memiliki peran penting bagi perkembangan Kabupaten Tapin.
Hal tersebut terlihat dalam Focus Group Discussion (FGD) I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Bungur sekaligus Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR WP Bungur, Rabu (7/10).
Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin, Jalan Datu Nuraya, Kawasan Rantau Baru, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.
Wakil Bupati Tapin H. Juanda mengatakan, Kecamatan Bungur memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu kawasan pertanian dan lumbung pangan Kabupaten Tapin. Selain itu, Bungur juga menjadi salah satu wilayah prioritas pengembangan irigasi.
“Potensi ini harus kita kelola dengan penataan ruang yang terencana, terarah dan berkelanjutan,” kata Juanda saat membuka kegiatan.
Menurutnya, RDTR nantinya menjadi pedoman dalam mengatur pemanfaatan ruang, perizinan, investasi serta perlindungan kawasan pertanian dan lingkungan.
Dalam pembahasan awal tersebut, Pemkab Tapin menekankan pentingnya kejelasan batas wilayah perencanaan, pengumpulan data dan permasalahan di lapangan, serta penyusunan arah pembangunan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Juanda juga meminta proses penyusunan RDTR tidak hanya dilakukan berdasarkan data di atas meja, tetapi harus melibatkan masyarakat.
“Jangan susun RDTR di atas meja saja. Turun, dengarkan dan validasi. RDTR yang baik adalah RDTR yang dipahami dan disepakati oleh warga Bungur sendiri,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait memberikan dukungan data dan informasi agar proses penyusunan RDTR dapat berjalan sesuai target.
Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 1010/Tapin diwakili Danramil 1010-01/Bungur Kapten Inf Firman. Kehadiran unsur TNI menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung proses pembangunan dan penataan wilayah di Kabupaten Tapin.
TNI Dukung Penataan Wilayah
Mewakili Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Kapten Inf Firman mengatakan Kodim 1010/Tapin mendukung langkah Pemkab Tapin dalam menyusun penataan ruang yang sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.
“Pada prinsipnya, kami mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Tapin dalam penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Bungur. Penataan ruang harus melihat kondisi nyata di lapangan, termasuk potensi pertanian, lingkungan, infrastruktur dan kebutuhan masyarakat,” ujar Firman.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat diperlukan agar rencana pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap koordinasi dan komunikasi lintas sektor terus diperkuat. Dengan begitu, berbagai potensi maupun permasalahan di lapangan bisa diketahui sejak awal dan menjadi bahan dalam menentukan arah pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan, Kodim 1010/Tapin siap mendukung program pemerintah daerah sesuai tugas dan kewenangannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Tapin Unda Absori, S.H., M.H., Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin Zainal Ilmi, S.ST., M.IP., Kepala PLN Tapin Ferry Yurdian, Kepala PDAM Tapin H. Alimin Fauzi, S.Sos., perwakilan Telkomsel, para kepala SKPD, camat serta kepala desa se-Kabupaten Tapin.
Pembahasan RDTR ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghasilkan penataan Kecamatan Bungur yang lebih terarah, dengan tetap memperhatikan pembangunan, pertanian, lingkungan dan kepentingan masyarakat.(1010).
