ACEH BARAT – Sebanyak 25 pelajar yang tergabung dalam Kontingen Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) diberangkatkan Kodim 0105/Aceh Barat untuk mengikuti pelatihan di Rindam Mata Ie, Aceh Besar. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki karakter kuat, disiplin, jiwa kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air.
Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Makodim 0105/Aceh Barat, Jalan Imam Bonjol, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (30/10/2026). Kegiatan dipimpin Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., yang diwakili Kasdim Mayor Cke Teguh Widodo.
Sejumlah unsur pendidikan dan pendamping turut hadir, di antaranya Pasiter Kodim 0105/Aceh Barat Kapten Inf Rohman Sahrun, Kacabdin Aceh Barat T. Kamarisal, S.Pd., M.Si., Kepala SMAN 3 Meulaboh Syarbaini, S.Pd., Babinsa pendamping, guru pendamping, peserta didik, serta orang tua atau wali murid.
Dalam arahannya, Kasdim menjelaskan bahwa KKRI merupakan program ekstrakurikuler nasional bagi pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat yang dikembangkan melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Agama.
Program tersebut dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Pembinaan juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran bela negara, terutama dalam menghadapi ancaman nonmiliter seperti hoaks, disinformasi, perang siber, hingga peredaran narkoba.
“Perlu dipahami, KKRI bukanlah program militerisasi pelajar, melainkan wadah pembinaan sumber daya manusia agar memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan dan daya saing global. Kita ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara,” tegas Kasdim.
Ia juga mengingatkan para peserta bahwa kesempatan mengikuti program tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi, mereka merupakan bagian dari peserta angkatan pertama yang akan memperoleh pembekalan melalui berbagai materi hybrid, aktivitas lapangan, dan mentoring.
“Kalian adalah generasi yang beruntung karena menjadi peserta angkatan pertama. Selain mendapatkan seragam KKRI dari negara, kalian juga akan dibekali berbagai materi hybrid, aktivitas lapangan dan mentoring. Kalian akan digembleng melalui wadah Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) untuk membentuk karakter, mental, kedisiplinan serta jiwa patriotisme,” ujar Kasdim.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta diminta menjaga kesehatan, menaati aturan, serta mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh kesungguhan. Mereka juga diharapkan mampu membawa nama baik daerah melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan kedisiplinan serta rasa tanggung jawab.
“Selamat jalan, selamat berlatih dan tetap semangat. Jaga kesehatan, serap seluruh ilmu dan pengalaman yang diberikan, serta tunjukkan bahwa putra-putri Aceh Barat mampu menjadi generasi yang disiplin, tangguh dan berjiwa nasionalis. Bawalah nama baik Aceh Barat dengan penuh kebanggaan,” pesan Kasdim.
Pemberangkatan 25 peserta tersebut menegaskan dukungan Kodim 0105/Aceh Barat terhadap pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Melalui pelatihan KKRI, para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan nilai-nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.(0105).
