ACEH BARAT – Pengecoran konstruksi Jembatan Gantung di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, terus dioptimalkan dengan dukungan alat berat. Prajurit Kodim 0105/Aceh Barat memanfaatkan peralatan tersebut untuk memperlancar pekerjaan sekaligus mengejar target penyelesaian pembangunan, Jumat (30/10/2026).
Penggunaan alat berat membantu menangani pekerjaan pengecoran yang membutuhkan tenaga dan ketelitian lebih. Dengan dukungan peralatan tersebut, proses pengerjaan dapat berlangsung lebih efektif sehingga setiap tahapan konstruksi bisa ditangani secara terukur.
Meski mengutamakan percepatan, prajurit tetap memperhatikan ketepatan dan kualitas pekerjaan. Hal ini penting agar konstruksi jembatan memiliki kekuatan sesuai standar yang diharapkan dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa pemanfaatan peralatan yang tepat menjadi salah satu faktor pendukung untuk memperoleh hasil pembangunan yang maksimal.
“Penggunaan alat berat bukan sekadar untuk mempercepat pekerjaan, tetapi juga meningkatkan efektivitas dan kualitas pengerjaan. Dengan dukungan peralatan yang memadai, proses pengecoran menjadi lebih mudah, efisien dan maksimal sehingga target pembangunan dapat dikejar tanpa mengabaikan kualitas konstruksi,” tegas Dandim.
Ia menambahkan, setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kecermatan. Menurutnya, jembatan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses penting bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat Desa Sikundo.
Dengan mengoptimalkan tenaga prajurit dan dukungan peralatan di lapangan, Kodim 0105/Aceh Barat terus mendorong percepatan pembangunan Jembatan Gantung Sikundo. Pengerjaan tetap diarahkan agar target penyelesaian dapat tercapai tanpa mengesampingkan mutu konstruksi, sehingga jembatan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.(0105).
